Tuhan, kurindukan diriMu bagai masa kecilku
Kuingat kedamaian dan kecerian di pangkuanMu
Tiada kecemasan senyumMu mendamaikanku
Tiada kekuatiran pelukMu menentramkanku
Ketika dewasa kutinggalkan diriMu
Mencoba mencari jati diri entah dimana
Aku jauh dari rumahMu
Tapi pelukMu selalu kurindukan
Kucari diriku dan melupakanMu
Iblis datang silih berganti menemani
Tawarkan senyum manis dan keramahan
Mereka bawa aku tuk melupakanMu
Duniaku kini penuh tawa dan canda
Tiada susah tiada gelisah
Temanku keceriaan sahabatku suka cita
Wanita dan kecabulan, kejahatan dan kenistaan.
Ketika suatu hari kusadari apa yang kucari
Bukan kebahagiaan dunia tapi jati diri
Kurindukan kembali dirimu..... Aku ingin pulang.
Pulang kepada pelukMu.
Dari jauh kulihat engkau menyambutku
Tuhanku..... Aku anakMu....
Aku berlari dan memelukMu.
Aku mencemaskanmu.... kataMu dengan peluk hangatMu seperti dahulu.
Jelapat 14-08-03
Mngenang masa suram.
Thursday, October 24, 2013
Tuesday, October 15, 2013
Lebih Pintar
Suatu ketika di sebuah kelas terjadi percakapan antara guru dan muridnya. Pembicaraan antara guru dan muridnya ini tentang cita-cita dan bagaiamana meraihnya.
Guru : Tono, apa cita-citamu?
Tono : Saya ingin jadi pengusaha Bu Guru.
Guru : Kenapa kamu ingin jadi pengusaha?
Tono : Pengusaha sukses, akan kaya sekali Bu Guru.
Guru : Bagaimana kamu akan meraihnya?
Tono : Saya akan belajar rajin Bu, saya akan belajar keras penuh disiplin. Setelah itu saya akan kuliah di ekonomi dan mulai belajar bisnis.
Saya akan bekerja pada perusahaan yang sudah mapan. Saya akan menghemat pengeluaran saya sehingga suatu hari saya akan bisa mulai mendirikan perusahaan dan berusaha keras agar perusahaan saya bisa tumbuh. Menjadi besar akhirnya saya bisa menjadi konglomerat.
Guru : Wah hebat sekali kamu Tono. Untuk apa kau gunakan kekayaanmu?
Tono : Saya akan beli rumah besar. Akan saya senangkan istri dan anak-anak saya. Akan saya belikan vila dan mobil mewah beserta supirnya. Di musim liburan akan saya ajak liburan ke luar negeri bersama anak-anak saya.
Guru : Wah hebat sekali kamu Tono..... Bu Guru tidak menyangka kamu sehebat itu.
Guru : Tini, apa cita-citamu?
Tini : Saya akan jadi istri Tono Bu....
Guru : ???
Moral cerita.
Ketika anda tahu suatu prospek akan berkembang dengan sangat baik, anda harus berusaha meraihnya.
Dalam suatu bisnis, ketika anda tahu persis, suatu perusahaan akan memiliki masa depan cemerlang dan para pelakunya memiliki kemampuan untuk meraihnya. Ini adalah kesempatan bagi anda untuk berkontrubusi didalamnya.
Tini yang merupakan teman sekelas Tono, tahu persis keseharian Tono dan dia tahu persis Tono dengan kemampuannya akan bisa meraih cita-cita itu.
Guru : Tono, apa cita-citamu?
Tono : Saya ingin jadi pengusaha Bu Guru.
Guru : Kenapa kamu ingin jadi pengusaha?
Tono : Pengusaha sukses, akan kaya sekali Bu Guru.
Guru : Bagaimana kamu akan meraihnya?
Tono : Saya akan belajar rajin Bu, saya akan belajar keras penuh disiplin. Setelah itu saya akan kuliah di ekonomi dan mulai belajar bisnis.
Saya akan bekerja pada perusahaan yang sudah mapan. Saya akan menghemat pengeluaran saya sehingga suatu hari saya akan bisa mulai mendirikan perusahaan dan berusaha keras agar perusahaan saya bisa tumbuh. Menjadi besar akhirnya saya bisa menjadi konglomerat.
Guru : Wah hebat sekali kamu Tono. Untuk apa kau gunakan kekayaanmu?
Tono : Saya akan beli rumah besar. Akan saya senangkan istri dan anak-anak saya. Akan saya belikan vila dan mobil mewah beserta supirnya. Di musim liburan akan saya ajak liburan ke luar negeri bersama anak-anak saya.
Guru : Wah hebat sekali kamu Tono..... Bu Guru tidak menyangka kamu sehebat itu.
Guru : Tini, apa cita-citamu?
Tini : Saya akan jadi istri Tono Bu....
Guru : ???
Moral cerita.
Ketika anda tahu suatu prospek akan berkembang dengan sangat baik, anda harus berusaha meraihnya.
Dalam suatu bisnis, ketika anda tahu persis, suatu perusahaan akan memiliki masa depan cemerlang dan para pelakunya memiliki kemampuan untuk meraihnya. Ini adalah kesempatan bagi anda untuk berkontrubusi didalamnya.
Tini yang merupakan teman sekelas Tono, tahu persis keseharian Tono dan dia tahu persis Tono dengan kemampuannya akan bisa meraih cita-cita itu.
Monday, October 14, 2013
Suami Jakarta
Apa yang dilakukan para suami di Jakarta?
30% pergi ke Puncak. Dengan selingkuhannya.
Yang 70% pergi ke hotel untuk menghindari macet.....
30% pergi ke Puncak. Dengan selingkuhannya.
Yang 70% pergi ke hotel untuk menghindari macet.....
Monday, September 16, 2013
Penak JamanKu......
Enak Jamane Simbah....??
1. Aku iso mangan opo wae (Bisa makan apa saja).... => Demi kesehatan harus diatur.
2. Bojoku umure 22 tahun, 45kg (istriku umurnya 22 tahun)... => Sekarang 37th, 55kg
3. Kerjoku mung dolan (kerjaku cuma bermain).... => Lebih banyak kerja daripada main.
Saiki yo tetep penak kok...... (Sekarang tetap enak kok)
Saturday, September 7, 2013
Kenapa Gagal
Merencanakan setiap langkah bisnis adalah suatu keharusan. Tanpa ada perencanaan yang baik akan menyebabkan kita berjalan tidak sesuai arah yang telah ditetapkan.
Pengendalian yang baik juga merupakan suatu keharusan. Tanpa adanya pengendalian yang memadai maka tujuan akan menjadi sia-sia.
Tapi kenapa tetap gagal? Kenapa tujuan yang telah ditetapkan tidak tercapai? Ternyata setelah diteliti tujuan tidak tercapai karena tidak dikerjakan. Dikerjakan dengan asal-asalan. Atau dikerjakan dengan setengah hati sehingga hasil yang diharapkan jauh sekali dari rencana awal.
Suatu hal penting dalam proses pekerjaan adalah mengerjakan pekerjaan itu (eksekusi). Tanpa dikerjakan rencana itu atau dikerjakan tidak dengan benar, menyebabkan rencana menjadi sia-sia.
Untuk itu perlu dilakukan eksekusi dengan baik.
pertanyaan mendasarnya adalah, bagamanakan eksekusi yang baik itu.
Ada 3 (tiga) proses inti eksekusi. Ketiga proses itu saling mendukung. Dimana proses itu harus dilakukan dengan kehendak mendapatkan hasil terbaik.
Strategi
1825. Oxford English Dictionary, vol 10. "The art of bringing one's forces as rapidly as possible to the decisive point.
Suber daya manusia
Perlu perilaku esensial :
1. Kenali orang-orang dan bisnis anda
2. Berpijak pada Realitas
3. Tetapkan sasran dan prioritas yang jelas
4. Tindak lanjut
5. Beri imbalan bagi yang berprestasi
6. Tingkatkan kemampuan orang-orang
7. Kenali diri sendiri
Pengendalian yang baik juga merupakan suatu keharusan. Tanpa adanya pengendalian yang memadai maka tujuan akan menjadi sia-sia.
Tapi kenapa tetap gagal? Kenapa tujuan yang telah ditetapkan tidak tercapai? Ternyata setelah diteliti tujuan tidak tercapai karena tidak dikerjakan. Dikerjakan dengan asal-asalan. Atau dikerjakan dengan setengah hati sehingga hasil yang diharapkan jauh sekali dari rencana awal.
Suatu hal penting dalam proses pekerjaan adalah mengerjakan pekerjaan itu (eksekusi). Tanpa dikerjakan rencana itu atau dikerjakan tidak dengan benar, menyebabkan rencana menjadi sia-sia.
Untuk itu perlu dilakukan eksekusi dengan baik.
pertanyaan mendasarnya adalah, bagamanakan eksekusi yang baik itu.
Ada 3 (tiga) proses inti eksekusi. Ketiga proses itu saling mendukung. Dimana proses itu harus dilakukan dengan kehendak mendapatkan hasil terbaik.
Strategi
1825. Oxford English Dictionary, vol 10. "The art of bringing one's forces as rapidly as possible to the decisive point.
Pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.
Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema, mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif.
Strategi dibedakan dengan taktik yang memiliki ruang lingkup yang lebih sempit dan waktu yang lebih singkat, walaupun pada umumnya orang sering kali mencampuradukkan ke dua kata tersebut.
OperasiSuber daya manusia
Perlu perilaku esensial :
1. Kenali orang-orang dan bisnis anda
2. Berpijak pada Realitas
3. Tetapkan sasran dan prioritas yang jelas
4. Tindak lanjut
5. Beri imbalan bagi yang berprestasi
6. Tingkatkan kemampuan orang-orang
7. Kenali diri sendiri
Friday, August 23, 2013
Tiga Sahabat
Thomas, Oni dan Toni

Rinjani - Kami bisa melalui ini. Kita bisa....

Rinjani - Membawamu kesini, tak sesulit mengajari seekor keledai terbang.

Rinjani - Perenungan panjang meraih masa depan

Rinjani - Dibalik tanjakan itu akan kita temukan tanjakan lagi. Jangan pernah menyerah, yang kamu perlukan adalah meyakinkan diri kita bahwa tanjakan ini akan berakhir.

Gajahmungkur - - Ada si A, si B dan si C. kami yakin mereka akan membuat kami bahagia.
Ketika waktu berlalu kita temukan si X, si Y dan si Z dan kami tetap bahagia.

Gajahmungkur - Kami selalu menempa hidup kami dengan kesederhanaan. Kami mencoba rendah hati.

Lawu

Bali
Rinjani - Kami bisa melalui ini. Kita bisa....
Rinjani - Membawamu kesini, tak sesulit mengajari seekor keledai terbang.
Rinjani - Perenungan panjang meraih masa depan
Rinjani - Dibalik tanjakan itu akan kita temukan tanjakan lagi. Jangan pernah menyerah, yang kamu perlukan adalah meyakinkan diri kita bahwa tanjakan ini akan berakhir.
Gajahmungkur - - Ada si A, si B dan si C. kami yakin mereka akan membuat kami bahagia.
Ketika waktu berlalu kita temukan si X, si Y dan si Z dan kami tetap bahagia.
Gajahmungkur - Kami selalu menempa hidup kami dengan kesederhanaan. Kami mencoba rendah hati.
Lawu
Bali
Wednesday, March 6, 2013
MUSASHI
Ada
beberapa buku yang berpengaruh besar pada kehidupanku.
Mushasi - Eiji Yoshikawa
Taiko - Eiji Yoshikawa
Management - kathryn M. Bartol & David C
Wealth a nations - Adam Smith
Injil juga tentunya karena aku seorang Katolik.
Mari kita bicara tentang Musashi.
Manusia tak pernah meninggalkan rasa cinta dan benci selama hidupnya.
Dunia ini selalu penuh dengan bunyi gelombang.
Gelombang perasaan datang dan pergi, bersama seiring waktu.
Ikan-ikan kecil menyerahkan diri mereka kepada gelombang.
Menari.
Menyanyi dan bermain.
Siapakah yang bisa mengenal hati laut dibawahnya?
Siapa yang kenal akan kedalamannya.
Kisah seorang Ronin (Samurai yang tidak memiliki tuan). Seorang Samurai rendahan yang kemampuan pedangnya sangat terbatas. Perjuangan tanpa mengenal menyerah untuk menjadi seorang ahli pedang. Ditinggalkan segala hal yang akan menghalangi jalannya untuk menambah kemampuan menjadi ahli pedang.
Banyak cobaan = Perang, permusuhan, kegagalan dan fitnah
Dan
Banyak godaan = Harta, tahta dan wanita
Mushasi mengajarkan, bahwa kita harus focus pada tujuan akhir kita. Dengan segala upaya tujuan itu harus diraih.Walau nyawa, kesehatan, harta dan keluarga harus dipertaruhkan.“Lakukan hal yang tidak akan kamu sesali…”
Musashi adalah seorang anak desa yg berasal dari miyamoto, prefektur Harima.nama aslinya adalah Shinmen Takezo, seorang ahli ilmu pedang warisan dari ayahnya, dia adalah orang yg bertubuh besar pada masanya (dikatakan setinggi 180cm). ketika perang sekigahara, dia bergabung dengan pasukan timur yg dipimpin oleh Ishida Mitsunari dari klan Toyotomi bersama dengan sahabatnya yg bernama Matahachi.Pihak toyotomi mengalami kekalahan pada perang Sekigahara, dan otomatis tampuk kepemimpinan jepang beralih tangan kepada pihak Tokugawa, pada akhirnya Tokugawa Ieyasu mengangkat dirinya menjadi sang Shogun dan pusat pemerintahan dari Kyoto dipindah ke Edo. zaman awal pemerintahan Ieyasu disebut sebagai zaman Edo.Takezo dan Matahachi termasuk prajurit yg masih selamat dalam perang itu, mereka berdua menjadi buronan sebagai pihak yg kalah. dalam pelariannya Takezo dan Matahachi terlibat konflik dikarenakan Matahachi mengkhianati Takezo karena tergoda oleh janda cantik yg menggairahkan yg bernama Oko.
Takezo sendirian pulang kembali kedesa untuk mengabarkan kepada keluarga Matahachi kejadian yg sebenarnya, tetapi ibu Matahachi yg bernama Osugi marah besar kepada Takezo lalu menyebarkan fitnah kepada penduduk desa untuk membunuh Takezo. Takezo menjadi buronan oleh warga desanya sendiri, dia akhirnya dapat ditangkap oleh seorang biksu aliran Zen yg bernama Takuan Soho.
Taiko - Eiji Yoshikawa
Management - kathryn M. Bartol & David C
Wealth a nations - Adam Smith
Injil juga tentunya karena aku seorang Katolik.
Mari kita bicara tentang Musashi.
Manusia tak pernah meninggalkan rasa cinta dan benci selama hidupnya.
Dunia ini selalu penuh dengan bunyi gelombang.
Gelombang perasaan datang dan pergi, bersama seiring waktu.
Ikan-ikan kecil menyerahkan diri mereka kepada gelombang.
Menari.
Menyanyi dan bermain.
Siapakah yang bisa mengenal hati laut dibawahnya?
Siapa yang kenal akan kedalamannya.
Kisah seorang Ronin (Samurai yang tidak memiliki tuan). Seorang Samurai rendahan yang kemampuan pedangnya sangat terbatas. Perjuangan tanpa mengenal menyerah untuk menjadi seorang ahli pedang. Ditinggalkan segala hal yang akan menghalangi jalannya untuk menambah kemampuan menjadi ahli pedang.
Banyak cobaan = Perang, permusuhan, kegagalan dan fitnah
Dan
Banyak godaan = Harta, tahta dan wanita
Mushasi mengajarkan, bahwa kita harus focus pada tujuan akhir kita. Dengan segala upaya tujuan itu harus diraih.Walau nyawa, kesehatan, harta dan keluarga harus dipertaruhkan.“Lakukan hal yang tidak akan kamu sesali…”

Musashi adalah seorang anak desa yg berasal dari miyamoto, prefektur Harima.nama aslinya adalah Shinmen Takezo, seorang ahli ilmu pedang warisan dari ayahnya, dia adalah orang yg bertubuh besar pada masanya (dikatakan setinggi 180cm). ketika perang sekigahara, dia bergabung dengan pasukan timur yg dipimpin oleh Ishida Mitsunari dari klan Toyotomi bersama dengan sahabatnya yg bernama Matahachi.Pihak toyotomi mengalami kekalahan pada perang Sekigahara, dan otomatis tampuk kepemimpinan jepang beralih tangan kepada pihak Tokugawa, pada akhirnya Tokugawa Ieyasu mengangkat dirinya menjadi sang Shogun dan pusat pemerintahan dari Kyoto dipindah ke Edo. zaman awal pemerintahan Ieyasu disebut sebagai zaman Edo.Takezo dan Matahachi termasuk prajurit yg masih selamat dalam perang itu, mereka berdua menjadi buronan sebagai pihak yg kalah. dalam pelariannya Takezo dan Matahachi terlibat konflik dikarenakan Matahachi mengkhianati Takezo karena tergoda oleh janda cantik yg menggairahkan yg bernama Oko.
Takezo sendirian pulang kembali kedesa untuk mengabarkan kepada keluarga Matahachi kejadian yg sebenarnya, tetapi ibu Matahachi yg bernama Osugi marah besar kepada Takezo lalu menyebarkan fitnah kepada penduduk desa untuk membunuh Takezo. Takezo menjadi buronan oleh warga desanya sendiri, dia akhirnya dapat ditangkap oleh seorang biksu aliran Zen yg bernama Takuan Soho.
Takezo dapat melarikan diri karena ditolong oleh seorang wanita bernama Otsu, dia wanita cantik, lembut, dan baik hati, yg pada akhirnya menaruh hati terhadap Musashi.
dalam pelariannya Takezo kembali tertangkap oleh Takuan, lalu dalam masa penahanannya Takezo belajar untuk lebih tenang dan mempelajari kitab seni perang Karangan Sun Zi / Sun Tzu. setelah dirasa cukup matang lalu Takuan melepaskan Takezo dan merubah namanya manjadi "Miyamoto Musashi", nama ini atas dasar Miyamoto sebagai asal daerahnya dan Musashi adalah pengucapan lain dari kanji penulisan "Takezo", jadi nama ini mengandung arti "Musashi dari Miyamoto. Takuan Soho juga bisa diobilang "guru" bagi Musashi.
Musashi mengembara untuk memperdalam seni perang dan mempunyai Prinsip Jalan Pedang, dalam pengembaraannya dia bertekad untuk menjadi pemain pedang Nomer satu se-jepang, untuk itu dia mulai menantang beberapa perguruan pedang ternama di jepang seperti aliran Yoshioka dan aliran Yagyu. Pertempuran dengan perguruan Yoshioka berjalan penuh dengan kekerasan dan dendam dikarenakan Musashi berhasil mengalahkan kedua pemimpin klan itu (Yoshioka Seijuro dan Yoshioka Denshichiro), dendam pun berlanjut dengan rencana mengeroyok Musashi di kuil Ichijoji, disebutkan bahwa Musashi sendirian melawan sekitar 70-80 orang yg bersenjatakan pedang dan senapan, ajaibnya Musashi dapat mengalahkan mereka semua.
pertempuran Ichijoji itu disaksikan oleh Sasaki Kojiro yg lalu menaruh rasa takut tarhadap Musashi, tapi karena merasa iri akan keterkenalan musashi membabat puluhan orang Yoshioka, Kojiro menebar fitnah terhadap kabar mengenai Musashi. semenjak saat itu Kojiro menetapkan Musashi sebagai rivalnya.
Musashipun akhirnya bertemu kembali dengan Otsu dan Jotaro (murid Musashi), karena Musashi berjanji jika dia masih hidup setelah pertempuran Ichijoji dia akan menemui Otsu. suatu saat Musashi khilaf birahinya dan hampir "menyentuh" Otsu, Musashi lalu malu dan meninggalkan Otsu, lalu dia berkata bahwa dia memang masih belum matang, dia harus membuang jauh-jauh yg dinamakan dengan "jalan cinta", dia harus berpegang teguh terhadap "jalan pedang" yg ditekuninya.
Musashi melanjutkan pengembaraannya sendirian, dia bertemu dengan berbagai macam lawan tangguh seperti Shisido Baiken, Muso Gonnosuke, dan Yagyu Munenori. Musashi dikatakan sama sekali belum pernah terkalahkan dalam pertarungan.
dalam perjalanannya Musashi juga mengangkat Murid kedua setelah Jotaro, dia bernama Miyamoto Iori yg pada akhirnya menjadi anak angkatnya.
setelah dirasa puas dalam pengembaraannya Musashi lalu berpikir untuk mendalami bercocok tanam, seni lukis dan pahat, dia tidak lagi berkelana mencari musuh. disebutkan juga dalam suatu kisah Musashi melawan bandit gunung bersama-sama dengan warga desa, dia berperan besar untuk membangkitkan semangat warga yg selama ini selalu dibawah tekanan para bandit gunung.
musashi sedang dalam masa "break" lalu cerita beralih ke Sasaki Kojiro. Setelah kejadian Ichijoji, Kojiro semakin mantap dalam ilmu pedangnya, dia adalah seorang jenius ilmu pedang. terkenal dengan jurusnya "Tsubame Gaeshi" (tebasan burung walet) dan pedangnya The Drying Pole (galah pengering). Pedangnya dinamakan "Galah" karena ukurannya yg memang sangat panjang (1.5m), dikabarkan bahwa jenis pedang Kojiro adalah Tachi. tebasan pedang Kojiro sangat akurat dan halus, benar-benar sangat bertolak belakang dengan Musashi yg kasar dan tidak punya guru. dari segi teknik tentu saja Sasaki Kojiro lebih hebat.
Kojiro juga berkelana untuk menjadi seorang pendekar pedang No.1, untuk itu dia berusaha untuk menjadi samurai (bekerja kepada Daimyo) yg hebat agar namanya diakui. seperti Musashi, Kojiro juga menantang beberapa perguruan Kendo terkenal dan semua bisa dikalahkan dengan mudah. nama Sasaki Kojiro Ganryu akhirnya terkenal sebagai samurai hebat di jepang, dia juga mempunyai perguruan dan menciptakan aliran baru yg disebut Ganryu.
Shogun saat itu (Tokugawa Hidetada - putra dari Ieyasu yg sudah mangkat) sedang mencari orang untuk menjadi kepala samurai dan pelatih keshogunan, berbagai nama pun menjadi nominasi, salah satu kandidat terbesar adalah Miyamoto Musashi. Kojiro sangat marah terhadap kabar itu, lalu dia menyebar fitnah yg buruk mengenai Musashi agar gagal diterima menjadi pelatih keshogunan, nama Musashipun terkenal jelek akibat fitnah dari Kojiro. siasat Kojiro berhasil dengan sukses, Musashi tidak jadi diangkat manjadi pelatih Shogun. lalu Kojirolah yg berhasil memperoleh kedudukan itu.
Musashi sangat kecewa terhadap keputusan itu, tapi apa boleh buat dia tidak bisa berbuat apa-apa, frustasi itu berbuah ke pengasingan diri selama berminggu-minggu, Musashi menjauhi dunia luar sedangkan nama Kojiro semakin melambung.
biarpun Kojiro sudah menjadi pelatih keshogunan, tetapi masih banyak orang yg menganggap bahwa Musashi "si penakhluk klan Yoshioka" adalah yg terhebat, Kojiro gusar dengan perkataan seperti itu. dia lalu mempunyai rencana mengadakan duel antara dirinya dengan Musashi.
Musashi yg depresi sama sekali nggak mau menunjukkan wajah di depan umum. sehari-hari dia hanya termenung, melamun, dan bertanya-tanya "apa sebenarnya aku ini?". disisi lain Kojiro dan komplotannya sedang mencari-cari Musashi untuk diajak duel tapi tidak kunjung ketemu juga. Ide kotor pun muncul dari pihak Kojiro untuk menjelek-jelekkan Musashi bahwa dia tidak berani menerima tantangan duel, karena harga diri orang jepang sangat tinggi dan pasti dia akan terpaksa menerimanya. kabar bahwa "musashi seorang pengecut"pun terkenal dimana-mana bahkan sampai juga ketelinga Musashi, bukannya marah, tapi musashi dengan enteng menerima kenyataan itu, dia sama sekali sudah tidak memiliki gairah untuk bertarung dengan siapapun juga.
suatu hari Musashi bertemu dengan seorang pendeta, dia memohon agar diberi pencerahan dan jati diri, Musashi pun lalu sadar bahwa hal yg dilakukan belakangan ini benar-benar salah, dia sama dengan seorang pengecut karena tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya tidak terpilih menjadi seorang pelatih keshogunan.
dengan pasti musashi melanjutkan kehidupannya dengan lebih bergairah dan penuh semangat kembali, dia teringat akan tantangan dari sang samurai terhebat, Sasaki Kojiro Ganryu.
Musashi akhirnya berniat meladeni tantangan itu, dalam perjalanannya menuju tempat duel dia bertemu dengan semua orang yg pernah terlibat dengannya seperti Matahachi, Akemi, Osugi, Koetsu, Iori, Jotaro, dan wanita yg paling dicintainya Otsu. mereka semua memberikan support bagi Musashi. Otsu menangis ketika dia bertemu dengan Musashi, Musashipun menghiburnya dengan berkata "Istri seorang samurai tidak akan pernah menangis", disini jelas mengatakan bahwa sebenarnya Musashi selalu membalas cinta Otsu, dan berniat menjadikan Otsu sebagai istrinya. kisah cinta antara mereka memang benar-benar sebuah Dillema, disatu sisi Musashi sangat mencintai Otsu, tapi dilain sisi Musashi terus berprinsip untuk menekuni jalan pedang dan menjauhi jalan cinta.
Perahu sampan pun disiapkan untuk menuju tempat duel yg diselenggarakan di sebuah pulau kecil bernama Funashima. dalam perjalanan menuju pulau itu Musashi terus memikirkan strategi yg bagus untuk menghadapi Kojiro, dia teringat dalam pertarungan dengan klan Yoshioka dulu dia menerapkan strategi dengan memanfaatkan Psikologis manusia. pertarungan dengan Seijuro dia sengaja terlambat datang untuk membuat Seijuro kesal dan akhirnya lengah, dengan Denshichiro juga demikian. tapi saat pengeroyokan di Ichijoji dia merubah taktik dengan datang jauh lebih awal, karena mereka pasti menduga bahwa Musashi akan sengaja terlambat lagi, ketidak siapan mereka menyambut musashi mengakibatkan kekalahan.
Musashi memutuskan strategi terlambat datang untuk membuat Kojiro kesal dan emosi, musashi beranggapan orang yg emosi akan lebih mudah untuk dikalahkan. lalu Musashi melihat senjatanya sendiri dan membandingkan dengan senjata Kojiro. Tachi akan lebih unggul dalam jangkauan dibandingkan dengan Katana miliknya, Musashi melihat dayung disampingnya dan muncul sebuah ide untuk menggunakan pedang dari kayu, dia memahat dayung itu dengan Wakizashi (pedang pendek) menjadi sebuah pedang kayu sepanjang hampir 2 meter, dengan itu dia bisa menutupi kekurangan senjatanya dengan drying pole milik Kojiro.
Pulau Fuma sudah dipenuhi oleh pejabat-pejabat yang ingin menyaksikan duel bersejarah itu, namun Musashi tidak kunjung tiba sesuai dengan Janjinya. Kojiro semakin gusar dan marah akibat terlambatnya Musashi sampai berjam-jam, dia sudah tidak sabar untuk membuktikan bahwa dirinya adalah pemain pedang No.1 dan Musashi bukan apa-apa baginya. dia yakin bahwa Musashi sudah lari ketakutan.
dari kejauhan mulai terlihat sebuah perahu kecil, dengan seseorang yg berdiri di haluan menggenggam pedang kayu yg sangat panjang dan memakai ikat kepala dikeningnya. itu dia, itu Musashi telah datang.
"Huhh.... aku kira kau telah lari ketakutan Musashi, ayo kita bertarung untuk membuktikan siapa yang paling kuat"
Musashi turun dari kapal, katana dan Wakizashinya ditinggalkan di perahu, dia hanya membawa pedang kayu yg masih kasar ukirannya menuju ketempat Kojiro.
"Ayo Musashi, aku Sasaki Kojiro Ganryu akan menghadapimu" kojiro merasa diremehkan karena Musashi hanya bersenjatakan pedang kayu untuk menghadapinya, ia menarik pedang galah pengeringnya dan membuang sarung pedangnya ke pasir pantai.
melihat Kojiro membuang sarung pedangnya membuat Musashi sadar bahwa Kojiro sedang terburu-buru, lalu ia berseru
"Kau sudah kalah Kojiro"
kedua orang hebat itu saling mendekat dan melancarkan serangan, sabetan pedang Kojiro sungguh dahsyat, Musashi bersusah payah menghindar.
"Crash..." sabetan Kojiro mengenai kepala Musashi, dan semua orang menyangka bahwa pertandingan telah selesai dan dimenangkan Kojiro dengan memenggal kepala Musashi, tidak pedang Kojiro hanya memutuskan ikat kepala Musashi yg telah terbang ke udara dan menyayat sedikit daging dikeningnya. Kojiro belum sempat menarik napas lalu sebuah hantaman pedang kayu telah mendarat telak dikepala Kojiro "PRAKK...", suara tengkorak yg remuk terdengar memenuhi seluruh pulau, Kojiro lemas dan terbanting ke pasir dan rumput pulau itu.
jantung Musashi berdebar-debar.... sungguh pertempuran yang mendebarkan, baru kali ini Musashi merasa bahwa dirinya merasa diambang kematian semenjak pertempuran sekigahara dulu, dia menoleh kearah mayat Kojiro "benar-benar musuh yang sangat menyeramkan" begitu pikir Musashi, dia tidak ingin bertemu kembali dengan orang seperti itu.
Musashi menarik nafas dalam, menenangkan diri lalu kembali kearah perahunya, perahu bergerak menuju lautan bebas dengan si pemenang diatasnya, orang itu adalah Shinmen Miyamoto Musashi.
Dari buku mushasi, beberapa sumber dan http://www.iopc.us/forum/index.php?topic=894.0;wap2
Tuesday, December 25, 2012
Natal 2012
Natal 2012
Om Wiwin, Coco, Tante Tini, Tante Wuri, Mas Andre, Kakak Mita, Kakak Nia, Clara, Bude Ani, Mbah-ti, Pakde Pomo, El, Mbak Bela, Mas Pandu, Lilik & Saya
Sunday, November 11, 2012
Kerinduan Seorang Bapak
Anakku lama kutinggalkan dirimu
Untuk apa, kamipun tak tahu
Kehidupan baru untuk kita
Dunia baru untuk semua
Ku korbankan menikmati masa kecilmu
Untuk sesuatu yang semu
Dari jauh kuharap kau tangkap rasa rindu
Betapa kalian selalu dihatiku
Tak kulewatkan sehari tanpa bayanganmu
Tak kulewatkan waktu tanpa memikirkanmu
Maafkan kami telah kecewakanmu
Kami tahu apa yang kau butuhkan
Kami tahu apa yang kau inginkan
Bukan uang tapi kebersamaan
Bukan dunia tapi sebuah keluarga
Andai bisa ku ulang
Tak kubiarkan sosok ayah meninggalkanmu
Andai bisa ku kembali
Tak kubiarkan engkau tinggal sendiri
Jarak telah jauh kita tempuh
Sebagai sebuah keluarga tak utuh
Jarak dan waktu menjadi padu
Menjadi halangan untuk bertemu
Dari hatiku paling dalam
Kuingin engkau tahu
Kalian adalah duniaku
Kalian adalah kehidupanku
Ayahmu sangat mencintaimu....
Untuk apa, kamipun tak tahu
Kehidupan baru untuk kita
Dunia baru untuk semua
Ku korbankan menikmati masa kecilmu
Untuk sesuatu yang semu
Dari jauh kuharap kau tangkap rasa rindu
Betapa kalian selalu dihatiku
Tak kulewatkan sehari tanpa bayanganmu
Tak kulewatkan waktu tanpa memikirkanmu
Maafkan kami telah kecewakanmu
Kami tahu apa yang kau butuhkan
Kami tahu apa yang kau inginkan
Bukan uang tapi kebersamaan
Bukan dunia tapi sebuah keluarga
Andai bisa ku ulang
Tak kubiarkan sosok ayah meninggalkanmu
Andai bisa ku kembali
Tak kubiarkan engkau tinggal sendiri
Jarak telah jauh kita tempuh
Sebagai sebuah keluarga tak utuh
Jarak dan waktu menjadi padu
Menjadi halangan untuk bertemu
Dari hatiku paling dalam
Kuingin engkau tahu
Kalian adalah duniaku
Kalian adalah kehidupanku
Ayahmu sangat mencintaimu....
Sunday, January 1, 2012
Istriku
Ingatkah engkau jalan panjang yang kita tempuh?
Lebih panjang dari Anyer Panarukan
Lebih berliku dari jalan ke puncak
Lebih mendaki dari sebuah Lawu
Pahit getir manisnya kehidupan
Tempaan dan hempasan hasilkan cinta
Cinta kita berbuah bahagia
Cinta kita berbuah anak-anak cinta
Begitu banyak godaan dalam hatiku
Tapi aku teap milikmu
Milikmu dengan seluruh cinta
Milikmu dengan seluruh penghormatan
Istriku, aku mencintaimu
Bagai surya pada dunia
Bagai ombak pada laut
Bagai awan pada angin
Ingin selalu memelukmu sepanjang hidupmu
Ingin selalu membelaimu sepanjang hidupku
Ingin selalu menjagamu
Bagai karang menjaga pantai
bagai gunung menjaga hutan
Kelelahan selalu ada
Tapi selalu sirna bila bersamamu
Keputusaan selalu hadir
Tapi menjadi harapan ketika engkau ada
Pegang tanganku erat
Lewati jalan kehidupan
(Saya mau mencintaimu dan menghormatimu sepanjang hidupku)
Lebih panjang dari Anyer Panarukan
Lebih berliku dari jalan ke puncak
Lebih mendaki dari sebuah Lawu
Pahit getir manisnya kehidupan
Tempaan dan hempasan hasilkan cinta
Cinta kita berbuah bahagia
Cinta kita berbuah anak-anak cinta
Begitu banyak godaan dalam hatiku
Tapi aku teap milikmu
Milikmu dengan seluruh cinta
Milikmu dengan seluruh penghormatan
Istriku, aku mencintaimu
Bagai surya pada dunia
Bagai ombak pada laut
Bagai awan pada angin
Ingin selalu memelukmu sepanjang hidupmu
Ingin selalu membelaimu sepanjang hidupku
Ingin selalu menjagamu
Bagai karang menjaga pantai
bagai gunung menjaga hutan
Kelelahan selalu ada
Tapi selalu sirna bila bersamamu
Keputusaan selalu hadir
Tapi menjadi harapan ketika engkau ada
Pegang tanganku erat
Lewati jalan kehidupan
(Saya mau mencintaimu dan menghormatimu sepanjang hidupku)
Tuesday, November 22, 2011
PERKENALAN
Thomas Broto Sukmintya Hadi
Mereka memanggilku dengan nama Thomas, Pak Thom, Pak Broto,
Broto, Brot, Thombrot, Bromas dan ketika kecil, meski kurang populer mereka
memanggilku Mintya (Sukmintya).
Lahir di Semarang dari keluarga Jawa. Bapak Ibuku dipanggil Pak Broto dan Ibu Broto.
Thomas Broto Sukmintya Hadi demikian nama lengkap yang Bapak Ibuku berikan.
Lahir di Semarang dari keluarga Jawa. Bapak Ibuku dipanggil Pak Broto dan Ibu Broto.
Thomas Broto Sukmintya Hadi demikian nama lengkap yang Bapak Ibuku berikan.
Nama ini memiliki arti
kurang lebih :
Thomas => Salah satu murid Jesus.
Mau penjelasan lebih panjang?
Tidak ada penjelasan jelas tentang apa sesungguhnya pekerjaan
Rasul Thomas sebelum mengikuti Yesus. Ada literatur yang mengatakan dia adalah
nelayan, ada pula yang mengatakan dia dalah tukang bangunan.
Tidak ada pula literature yang secara jelas menjelaskan asal usul
keluarganya dan bagaimana dia bisa menjadi murid Yesus.
Mungkin Rasul Thomas seorang tukang bangunan yang memiliki
keahlian menangkap ikan. Kalau jaman sekarang, Rasul Thomas mungkin seorang
pemborong atau arsitek yang memanfaatkan waktu luangnya untuk memancing.
Thomas sangat sedih dan
kecewa. Sejak melihat Yesus ditangkap dan disalibkan, ia menjadi putus asa.
Thomas kehilangan pegangan hidup. Ia merasa usahanya selama tiga tahun
mengikuti Yesus tidak ada gunanya. Rencana untuk mendapatkan jaminan hidup yang
lebih baik bagi masa depannya menemui jalan buntu. Ia sangat kecewa. Kecuali
itu, ia juga sangat takut terhadap penguasa Yahudi. Ia takut dianggap sebagai
murid Yesus. Maka ia pergi meninggalkan teman-temannya, menghilang.
Namun di luar, dia tidak menjumpai seorang sahabat, yang dapat menghilangkan kekecewaannya. Hatinya tetap kecewa dan gelap. Itulah sebabnya ia kembali ke tempat para murid berkumpul lagi. Ia menjadi sangat jengkel dan marah kepada para murid, karena waktu bertemu mereka, mereka semua dengan nada seakan-akan menyalahkannya mengatakan bahwa Tuhan sudah bangkit. Itulah sebabnya Thomas meledak dan berkata : "Bila aku tidak melihatNya sendiri dan memasukkan tanganku kebekas pakuNya, aku tidak percaya". Semua teman-temannya terdiam, tidak tahu lagi bagaimana cara meyakinkan Thomas.
Thomas memang punya watak keras. Dialah juga yang pernah berkata kepada Yesus untuk pergi dan mati bersama dengan Dia. Maka Thomas sering dijuluki Si Anak Halilintar. Ia juga punya watak yang spontan, langsung bicara bila tidak setuju. Thomas juga punya sifat untuk tidak mudah percaya apa kata orang. Kalau sudah melihat bukti baru dia percaya. Mungkin karena wataknya itu Yesus senang kepadanya dan ingin agar dia menjadi muridnya.
Menarik sekali apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus kepada Thomas seminggu kemudian. Tuhan menampakkan diri lagi kepada para murid dan kepada Thomas. Secara pribadi Yesus berkata kepada Thomas : "Masukkan jarimu di sini dan lihatlah tanganKu. Jangan tidak percaya lagi, tetapi percayalah". Thomas kaget. Tidak diminta untuk memasukkan tangannya saja, Thomas jelas sudah percaya, karena sudah melihat Tuhan. Tetapi sekarang Tuhan memintanya untuk memasukkan tangannya ke bekas paku itu. Thomas menjadi terharu, tertegun dan menyesal. Dia tidak dapat berbuat apa-apa lagi, kecuali mengatakan : "Tuhanku dan Allahku".
Menarik untuk kita perhatikan, bahwa Tuhan tidak memarahi ketidakpercayaan Thomas, apalagi menghukum Thomas. Tuhan memenuhi keinginan Thomas, yaitu menampakkan diriNya dan menyuruh Thomas memasukkan tangannya ke bekas paku di tanganNya. Tuhan menggunakan watak dan pribadi Thomas yang ada untuk lebih percaya. Tuhan menyapa Thomas melalui situasi pribadi dan wataknya yang khas, yang kadang oleh orang lain dianggap kurang baik. Bagi Tuhan ternyata watak seperti apapun dapat disapa dan dipergunakan. Kalau kita melihat sifat dan watak kita masing-masing dan juga melihat sifat dan watak teman-teman kita, nampak jelas bahwa kita masing-masing berbeda. Kita masing-masing mempunyai kekhasan dan keanehan sendiri-sendiri. Tetapi yang menarik adalah bahwa Tuhan tetap mencintai, menyapa dan mau menggunakan kita masing-masing dengan kekhasan kita. Tuhan tetap menggunakan kita masing-masing dalam karyaNya.
Ini berarti bahwa bagaimanapun sifat kita, kita tidak usah takut untuk mau digunakan oleh Tuhan. Bagaimanapun keadaan kita, kita tetap boleh percaya dan dapat dibimbing untuk lebih percaya kepada Tuhan. Cinta Tuhan tidak dibatasi oleh keanehan sifat pribadi kita, karena Dia menguasai dan lebih agung dari itu semua. Seperti Thomas marilah kita buka hati dan pribadi kita dengan kekhasan masing-masing untuk semakin percaya.
Namun di luar, dia tidak menjumpai seorang sahabat, yang dapat menghilangkan kekecewaannya. Hatinya tetap kecewa dan gelap. Itulah sebabnya ia kembali ke tempat para murid berkumpul lagi. Ia menjadi sangat jengkel dan marah kepada para murid, karena waktu bertemu mereka, mereka semua dengan nada seakan-akan menyalahkannya mengatakan bahwa Tuhan sudah bangkit. Itulah sebabnya Thomas meledak dan berkata : "Bila aku tidak melihatNya sendiri dan memasukkan tanganku kebekas pakuNya, aku tidak percaya". Semua teman-temannya terdiam, tidak tahu lagi bagaimana cara meyakinkan Thomas.
Thomas memang punya watak keras. Dialah juga yang pernah berkata kepada Yesus untuk pergi dan mati bersama dengan Dia. Maka Thomas sering dijuluki Si Anak Halilintar. Ia juga punya watak yang spontan, langsung bicara bila tidak setuju. Thomas juga punya sifat untuk tidak mudah percaya apa kata orang. Kalau sudah melihat bukti baru dia percaya. Mungkin karena wataknya itu Yesus senang kepadanya dan ingin agar dia menjadi muridnya.
Menarik sekali apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus kepada Thomas seminggu kemudian. Tuhan menampakkan diri lagi kepada para murid dan kepada Thomas. Secara pribadi Yesus berkata kepada Thomas : "Masukkan jarimu di sini dan lihatlah tanganKu. Jangan tidak percaya lagi, tetapi percayalah". Thomas kaget. Tidak diminta untuk memasukkan tangannya saja, Thomas jelas sudah percaya, karena sudah melihat Tuhan. Tetapi sekarang Tuhan memintanya untuk memasukkan tangannya ke bekas paku itu. Thomas menjadi terharu, tertegun dan menyesal. Dia tidak dapat berbuat apa-apa lagi, kecuali mengatakan : "Tuhanku dan Allahku".
Menarik untuk kita perhatikan, bahwa Tuhan tidak memarahi ketidakpercayaan Thomas, apalagi menghukum Thomas. Tuhan memenuhi keinginan Thomas, yaitu menampakkan diriNya dan menyuruh Thomas memasukkan tangannya ke bekas paku di tanganNya. Tuhan menggunakan watak dan pribadi Thomas yang ada untuk lebih percaya. Tuhan menyapa Thomas melalui situasi pribadi dan wataknya yang khas, yang kadang oleh orang lain dianggap kurang baik. Bagi Tuhan ternyata watak seperti apapun dapat disapa dan dipergunakan. Kalau kita melihat sifat dan watak kita masing-masing dan juga melihat sifat dan watak teman-teman kita, nampak jelas bahwa kita masing-masing berbeda. Kita masing-masing mempunyai kekhasan dan keanehan sendiri-sendiri. Tetapi yang menarik adalah bahwa Tuhan tetap mencintai, menyapa dan mau menggunakan kita masing-masing dengan kekhasan kita. Tuhan tetap menggunakan kita masing-masing dalam karyaNya.
Ini berarti bahwa bagaimanapun sifat kita, kita tidak usah takut untuk mau digunakan oleh Tuhan. Bagaimanapun keadaan kita, kita tetap boleh percaya dan dapat dibimbing untuk lebih percaya kepada Tuhan. Cinta Tuhan tidak dibatasi oleh keanehan sifat pribadi kita, karena Dia menguasai dan lebih agung dari itu semua. Seperti Thomas marilah kita buka hati dan pribadi kita dengan kekhasan masing-masing untuk semakin percaya.
Menurut Wikipedia,
Thomas adalah salah seorang dari keduabelas murid Yesus menurut catatan keempat Injil dan Kisah Para Rasul. Nama lainnya adalah Didimus ("orang
kembar").
Thomas dan
Kekristenan di Timur.
Menurut catatan
Bapa-bapa gereja, Thomas yang merupakan salah satu dari 12 rasul Tuhan
melakukan penyebaran Injil ke wilayah timur, daerahPersia dan India,
di luar perbatasan kekaisaran Romawi. Pada tanggal 27 September 2006, Paus
Benedict XVI mengatakan bahwa "tradisi kuno menyebutkan bahwa Thomas
mula-mula mengabarkan Injil di Suriah dan Persia (disinggung oleh Origenes, menurut Eusebius dari
Kaisarea, Ecclesiastical History 3, 1) kemudian meneruskan ke India
barat (menurut Acts of Thomas 1–2 dan 17ff.), dari sana pula ia
akhirnya mencapai India selatan."
Thomas di India
Santo Thomas
diyakini berlayar ke India pada tahun 52 M untuk mengabarkan Injil kepada orang
Yahudi diaspora di Kerala. Ia mendarat di pelabuhan kuno Muziris (punah pada tahun 1341 akibat banjir
besar yang mengubah garis pantai) dekat Kodungalloor.
Kemudian ia ke Palayoor(sekarang
dekat Guruvayoor)
dan pada tahun 52 itu pula sampai ke bagian selatan yang sekarang menjadi
negara bagian Kerala, di mana ia mendirikan Ezharappallikal atau "TujuhSetengahGereja". Gereja-gereja
tersebut adalah di Kodungallur, Kollam, Niranam (Niranam St.Marys Orthodox Church),
Nilackal (Chayal), Kokkamangalam,
Kottakkayal (Paravoor), Palayoor (Chattukulangara) dan Thiruvithancode Arappally – gereja yang setengah.
Eusebius dari
Kaisarea mengutip Origen (wafat
pada pertengahan abad ke-3) menyatakan bahwa Thomas adalah rasul bagi orang Parthia, tetapi Thomas lebih dikenal
sebagai misionaris ke India berdasarkan catatan Acts
of Thomas, yang ditulis sekitar tahun 200.
St.
Ephraem dari Gereja Ortodoks
Suriah menulis dalam bagian
ke-42 karyanya "Carmina Nisibina" bahwa sang rasul dibunuh di India (sekitar tahun 72), dan jasadnya
kemudian dikuburkan di Edessa,
dibawa ke sana oleh seorang saudagar yang tidak disebut namanya. Sebuah
kalender gereja Suriah kuno mendukung pernyataan di atas dan menyebutkan nama
saudagar itu, dimana ditulis: "3 Juli, St. Thomas ditusuk dengan lembing
di India. Badannya ada di Urhai [nama kuno untuk Edessa] setelah dibawa ke sana
oleh saudagar Khabin. Suatu perayaan agung."
Menurut tradisi, St. Thomas mati syahid di St. Thomas Mount di Chennai dan dimakamkan di dalam San Thome Cathedral Basilica. Pada tahun 232 sebagian besar relikui Rasul Thomas diserahkan oleh seorang raja India untuk dibawa ke kota Edessa, Mesopotamia.
Berkenaan peristiwa itu disusunlah kitab Acts of Thomas dalam bahasa Suriah. Sedikit relikui tetap disimpan dalam gereja di Mylapore, Tamil Nadu, India. Nama raja India itu menurut sumber Suriah adalah "Mazdai", dalam bahasa Yunani, "Misdeos" dan bahasa Latin "Misdeus", yang dihubungkan dengan "Bazdeo" pada uang logam Kushan dari raja Vasudeva I, di mana pengalihan huruf "M" dan "B" umum terjadi untuk nama India pada naskah kuno.
Broto => Besar, Sungguh-sungguh.
Broto Yudo (Perang besar Pandawa Vs Kurawa), Brotoseno (Bima, salah satu anggota Pandawa).
Nama ini diambil dari nama Bapak, diberikan pada anak-anaknya dan kemudian kuberikan kepada anak-anakku.
Salah satu hal yang selalu kuingat adalah ketika beliau menceritakan kisahnya ketika duduk-duduk di bawah pohon. Bersama teman-temannya yang tidak sekolah. Dia melihat teman-temannya bersenda gurau dan merokok. Bapak berpikir dan berbicara dalam hati.... "Opo sok emben anak-anakku arep podo koyok konco-koncoku iki....?" (Apakah besok anak-ankku akan sama seperti teman-temanku ini...?). Dengan beraninya Bapak menjawab "Ora.... Anak-anakku sok emben uripe luweh mulya tinimbeng uripku saiki". (Tidak.... Anak-anaku esok hidupnya akan lebih mulia dibandingkan aku saat ini.
Sejak saat itu Bapak meninggalkan teman-temannya. Meningglakan keluarganya. Pergi ke kota untuk sekolah. Konon dia adalah sarjana pertama di kampungnya.
Sukmintya => Sukmaning Tyas (kalbu)
Hadi => Penunjuk Jalan, Pemimpin (Arab).
Mungkin Bapak berharap aku bisa menjadi pemimpin yang baik. Mesti sesungguhnya aku lebih suka menjadi seorang hamba bagi sesama saya.
Mungkin Bapak berharap aku bisa menjadi pemimpin yang baik. Mesti sesungguhnya aku lebih suka menjadi seorang hamba bagi sesama saya.
Mungkin Bapak dan Ibuk ketika memeberi nama saya. Merkea berharap saya akan seperti Thomas yang berani mengutarakan keraguan untuk mendapatkan pencerahan. Menjadi pemimpin yang berdedikasi dengan ketulusan hati..... mungkin lho....
Subscribe to:
Posts (Atom)
HARUS KUAT
Kalian harus kuat. Agar kamu bisa menolong dirimu sendiri. Membantu orang lain yang membutuhkan. Hiduplah sederhana karena kalian memil...
-
Buang saja dan hiduplah dalam kemuliaan. Aku memiliki suatu hoby unik, duduk di pinggir trotoar sambil merokok. Menghitung mobil dari kan...
-
Selalu kurindukan datang di tempat indah itu. Penuh kehangatan dalam dinginnya. Penuh keharuman dalam semaknya. Selalu ingin kembali ...




